Sunday, September 24, 2006
Iman adalah mutiara,
Di dalam hati manusia,
Yang meyakini Allah,
Maha Esa, Maha Kuasa.
Tanpamu Iman bagaimanalah,
Merasa diri hamba padanya,
Tanpamu Iman bagaimanalah,
Manjadi hamba Allah yang bertakwa.
Iman tak dapat di warisi,
Dari seorang ayah yang bertakwa,
Ia tak dapat di jual beli,
Ia tiada di tepian pantai.
Walau apapun caranya jua,
Engkau mendaki gunung yang tinggi,
Engkau merentas laut dan api,
Namun tak dapat jua dimiliki.
Jika tidak kembali pada Allah.
--------------------------------------------
Ku mengharapkan Ramahdan kali ini penuh makna,
Agar dapat ku lalui dengan sempurna,
Selangkah demi selangkah,
Setahun sudahpun berlalu.
Masa yang pantas berlalu,
Hingga tak terasapun,
Berada di bulan Ramadhan,
Semula...
Ku megharapkan Ramadhan kali ini penuh makna,
Agar dapat ku lalui dengan sempurna,
Puasa, satu amalan,
Sebagai mana yang di perintahnya.
Moga dapatku lentuhkan,
Nafsu yang selalu membela diri,
Tiada henti-henti.
Tak inginku biarkan Ramadhan,
berlalu saja,
Tuhan pimpin ladaku yang lemah mengharumi segalanya,
Dengan sabar....
Ku memohon pada Tuhan diberikan kekuatan,
Ku merayu pada tuhan diterima amalan,
Selangkah demi selangkah,
Dengan rahmatMu,
Oh Tuhanku,
Ku tempu jua.
--------------------------------------------
--- *Reiha@6:58 AM ---
Vignette
Tale of The Heart
Gibberish
Memoir
Vinculum
Kudos